Visi dan Misi

MISI dan VISI Batik KOMAR

home

Misi :
Melestarikan dan menumbuhkan tradisi batik Cirebon sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Trusmi Plered Cirebon pada khususnya dan menumbuhkan industri kerajinan batik Indonesia pada umumnya.

Visi :

  • Batik Tradisional Trusmi Cirebon bisa lebih dikenal di kancah dunia batik nasional dan internasional
  • Meningkatkan kesejahteraan karyawan melalui lingkungan tempat kerja dan tempat tinggal yang bersih dan sehat, pemberian upah yang wajar sesuai dengan keahlian dan prestasi kerja yang diberikan kepada perusahaan
  • Meningkatkan kualitas dan daya saing yang berpotensi untuk memasuki pasar global
  • Memperkaya desain motif untuk menambah perbendaharaan motif-motif tradisional yang sudah ada dan memasyarakat
  • Melakukan inovasi pada bidang bahan dasar kain, melalui pengembangan desain tekstur tenun dan melakukan kombinasi serat alam.
  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang industri kerajinan batik dengan cara mendidik tenaga-tenaga terampil dan produktif yang diambil dari daerah-daerah di luar pusat pengrajin batik.
  • Memperluas jaringan kerja dengan pusat-pusat industri kerajinan batik melalui pertukaran informasi desain dan proses produksi
  • Berbagi ilmu dan informasi tentang berbagai proses batik bagi pengrajin batik di daerah-daerah tertentu yang ingin mengembangkan industri kerajinan batik

EFEKTIF dan EFISIEN

Efektif

  • Memilih karyawan yang mempunyai kemampuan, dedikasi dan loyalitas yang bisa dipertanggungjawabkan pada perusahaan
  • Memilih bahan-bahan (kain dasar, zat peawarna dan bahan pembantu) yang berkualitas, sesuai dengan produksi yang akan dihasilkan
  • Memilih lingkungan yang sesuai dan tepat untuk sarana memproduksi batik

Efisien

  • Memotong kain, semaksimal mungkin harus bisa mengurangi sisa kain yang terbuang dan tidak bermanfaat
  • Menyusun program kerja harian dan mingguan yang jelas untuk bagian produksi batik tulis, pengecapan dan pewarnaan
  • Stok bahan dasar berupa kain putih, zat pewarna dan zat pembantu harus diperhatikan. Terutama distribusi lilin untuk bahan pengecapan di Bandung jangan sampai telat
  • Menyimpan kain putih di tempatnya, serta memberi keterangan yang informatif, agar memudahkan di saat diperlukan dan akan digunakan
  • Menggunakan zat-zat warna yang masih layak pakai dengan tidak mengurangi kualitas warna yang dihasilkan
  • Menjaga dan merawat alat-alat kerja, berikut cap-cap dengan baik, melalui penempatan cap di raknya masing-masing setelah digunakan
  • Segera memperbaiki cap-cap yang rusak yang diakibatkan oleh pemakaian atau yang disebabkan karena benturan, segera dibawa di bagian perawatan cap
  • Menempatkan stok produksi batik pada tempatnya (gudang), dan segera membawa ke showroom sesuai dengan persediaan stok yang diperlukan
  • Memeriksa kompor-kompor yang telah digunakan, agar segera dimatikan setelah dipergunakan

Leave a Reply